MODUL ADD-ON RESMI SIMPBB • SMART GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM

Pemetaan Spasial PBB-P2:Visualisasi Poligon Bidang Tanah Berbasis Satelit

Tingkatkan akurasi basis data PBB-P2 daerah Anda. SIG PBB (Smart Geo) menghubungkan data tekstual SISMIOP pada sistem SIMPBB dengan batas poligon fisik di atas peta satelit—membantu Bapenda mendeteksi objek pajak baru yang belum terdaftar, memvalidasi luas bangunan riil, dan memetakan kepatuhan pembayaran per blok secara visual.

Prasyarat Penggunaan Sistem:

Modul SIG PBB merupakan aplikasi tambahan (add-on) yang terintegrasi langsung dengan SIMPBB. Modul ini tidak dapat berdiri sendiri dan memerlukan sistem inti SIMPBB aktif sebagai basis data ketetapan dan histori pembayaran.

Add-On

Resmi SIMPBB

Poligon

Bidang per NOP

Tematik

Warna Lunas/Blok

Discovery

Deteksi Objek Baru

SMART GEO — SIG PBB

Visualisasi Spasial Bidang NOP

GIS Aktif
Layer Basuki Rachmat
Zoom: Blok 009
Pratinjau Peta Spasial Poligon SIG PBB
Sinkron Database SIMPBB:
Terhubung Real-Time
Titik Buta Pengelolaan PBB-P2

Mengapa Data Tekstual Saja Tidak Cukup?

Mengelola ratusan ribu NOP hanya mengandalkan tabel baris angka menimbulkan celah hilangnya potensi pajak akibat ketiadaan bukti fisik visual posisi dan luas bangunan di lapangan.

Kendala 01Potensi PAD Terlewatkan

Objek Pajak Siluman Luput dari SPPT

Kavling perumahan baru, ruko komersial, atau bangunan gudang yang sudah berdiri dan dihuni di lapangan, namun belum pernah didaftarkan ke SISMIOP karena luput dari laporan pengembang.

Risiko Kehilangan PAD
Kendala 02NJOP Under-Valued

Anomali Luas Bangunan Akibat Renovasi

Wajib pajak memperluas bangunan fisik dari 1 lantai menjadi 3 lantai, tetapi data di SPOP SIMPBB tetap tercatat luas lama, menyebabkan NJOP bangunan tertagih jauh di bawah potensi riil.

Risiko Kehilangan PAD
Kendala 03Ketidakpastian Batas Lahan

Sengketa Batas & Tumpang Tindih Bidang Tanah

Tanpa visualisasi poligon digital, batas tanah antar-warga atau batas blok sensus desa rawan tumpang tindih (overlap) atau menyisakan celah kosong (gap) yang memicu sengketa.

Risiko Kehilangan PAD
Kendala 04Penagihan Tidak Terarah

Penagihan Piutang Membuta Tanpa Peta

Petugas dinas dan kolektor desa kesulitan mengidentifikasi konsentrasi klaster penunggak pajak terbesar secara teritorial karena data hanya berupa tabel daftar nama tanpa indikator wilayah.

Risiko Kehilangan PAD
Sinergi Sistem Dua Arah

Bagaimana SIMPBB dan SIG PBB Bekerja Sama?

Hubungan simbiosis tanpa batas: Data tekstual SPOP dan status bayar dari SIMPBB memandu pewarnaan peta di SIG PBB, sementara hasil pengukuran poligon di SIG PBB langsung memperbarui NJOP dan luas bumi di SIMPBB.

Sistem Inti (Wajib)Core SISMIOP

SIMPBB Cloud Service

Mengelola data tekstual subjek dan objek pajak, kalkulasi penilaian massal NJOP, penerbitan DHKP & SPPT massal, serta pencatatan setoran kasda Host-to-Host.

  • Basis Data NOP, Subjek, & Objek Pajak
  • Status Ketetapan & Pelunasan Kas Daerah
  • Histori Piutang PBB 5 s/d 10 Tahun
API Two-Way Sync
Modul Ekstensi (Add-on)Spatial GIS Layer

SIG PBB (Smart Geo)

Menghamparkan poligon batas bidang tanah di atas citra satelit resolusi tinggi, memetakan warna lunas vs piutang per blok, dan mendeteksi objek fisik tanpa NOP.

  • Batas Geometris Poligon Kavling per NOP
  • Peta Tematik Warna Lunas / Piutang per Blok
  • Harmonisasi NIB Pertanahan Kementerian ATR/BPN
Fungsionalitas Geospasial Canggih

Fitur Cerdas untuk Efisiensi Pengawasan Lapangan

Mengubah data statis perpajakan menjadi wawasan spasial dinamis yang mempermudah pengambilan keputusan penagihan dan penetapan tarif.

Visualisasi Status Lunas & Piutang per Blok01

Peta Tematik Spasial Berwarna

Panduan visual terarah bagi tim penagih UPTD dan desa

Pewarnaan otomatis poligon bidang tanah di atas peta satelit. Menampilkan kode warna hijau untuk objek pajak lunas, merah untuk penunggak PBB, kuning untuk fasilitas umum/sosial, serta gradasi warna berdasarkan kelas NJOP bumi dan ZNT.

Integrasi Sistem:Modul Tambahan SIMPBB
Superimposisi Citra Satelit vs Poligon SISMIOP02

Tax Discovery Engine (Deteksi Objek Baru)

Menjaring objek pajak baru tanpa sensus door-to-door mahal

Alat komparasi visual citra satelit resolusi tinggi dengan lapisan poligon terdaftar. Memungkinkan verifikator dinas mendeteksi atap bangunan fisik yang belum memiliki garis poligon NOP di sekitarnya secara cepat.

Integrasi Sistem:Modul Tambahan SIMPBB
Inspeksi & Pemutakhiran Data NOP Langsung03

Formulir Kontrol & Edit Properties Terpadu

Sinkronisasi instan dua arah dengan database SPOP SIMPBB

Modul kontrol interaktif untuk memeriksa dan menyunting parameter NOP, Jumlah Bangunan, Luas Bumi, Luas Bangunan, Jenis Bumi, Peruntukan, Sub-Peruntukan, hingga Jenis Kepemilikan dan data Subjek Pajak langsung dari layar peta.

Integrasi Sistem:Modul Tambahan SIMPBB
Integrasi Nomor Identifikasi Bidang Tanah04

Harmonisasi NIB Kementerian ATR/BPN

Menghilangkan selisih data antara Bapenda dan BPN

Menyediakan integrasi Nomor Identifikasi Bidang (NIB) pertanahan nasional untuk menyelaraskan data PBB daerah dengan peta pendaftaran tanah Kantor Pertanahan (Kantah/BPN) dan Kebijakan Satu Peta (One Map Policy).

Integrasi Sistem:Modul Tambahan SIMPBB
Antarmuka Asli Aplikasi

Antarmuka SMART GEO: Presisi, Lengkap, & Ergonomis

Tangkapan layar otentik dari operasional aplikasi SIG PBB yang digunakan oleh pejabat teknis dan tim pemetaan Bapenda daerah.

Tangkapan Layar Dashboard Statistik SPPT SIG PBB
Pusat Informasi Pimpinan Bapenda

Dashboard Monitoring Realisasi & Statistik SPPT

Menyajikan grafik kumulatif ketetapan vs piutang SPPT per bulan, persentase capaian target penerimaan APBD (contoh nyata: Target Rp 10,57 Miliar vs Realisasi Rp 4,12 Miliar), serta pemantauan setoran piutang tahun-tahun sebelumnya.

  • Grafik Kumulatif Bulanan: Memantau lonjakan setoran menjelang jatuh tempo SPPT.
  • Rasio Tahun Berjalan vs Piutang: Memisahkan pembayaran pajak tahun 2026 vs pelunasan piutang masa lalu.
  • Data Penerimaan Otomatis: Data langsung terhubung dengan kas daerah dan bank penerima.
Optimalisasi Pendapatan Daerah

Ekstensifikasi & Intensifikasi Nyata Tanpa Beban APBD

Banyak daerah kehilangan potensi PBB-P2 karena luas bangunan yang tercatat di basis data jauh lebih kecil dibandingkan kondisi fisik di lapangan. SIG PBB membantu dinas melakukan pemutakhiran data secara terarah dan terukur.

Ekstensifikasi: Penjaringan NOP Baru

Menjaring tanah kavling perumahan dan ruko baru yang belum memiliki NOP di SISMIOP, memperluas basis ketetapan SPPT tahun berikutnya.

Intensifikasi: Koreksi Luas Bangunan Fisik

Mengoreksi luas bangunan yang telah direnovasi bertingkat melalui perbandingan citra satelit, mendongkrak ketetapan NJOP secara adil dan sah.

Efisiensi Tim Penagihan UPTD

Kolektor desa dan petugas UPTD langsung menuju klaster wilayah penunggak pajak terbesar berbekal peta tematik warna merah, memangkas waktu penagihan.

Paket Solusi Digitalisasi PBB-P2Trifecta PBB

Kombinasi Terbaik: SIMPBB Cloud + SIG PBB SmartMap

Pemerintah daerah yang memadukan SIMPBB Cloud dengan modul SIG PBB menikmati keunggulan komparatif penuh: administrasi ketetapan massal yang cepat di back-office dan akurasi spasial poligon di lapangan.

Sistem Inti

SIMPBB Cloud

Modul Ekstensi

SIG PBB SmartMap

Pelajari Detail Sistem Inti SIMPBB
Standar Yuridis & Teknis

Kepatuhan Standar Geospasial Nasional

Seluruh struktur layer, proyeksi koordinat, dan atribut poligon SIG PBB mengacu secara presisi pada pedoman pemetaan nasional dan Kementerian Keuangan:

Badan Informasi Geospasial (BIG)

Mengadopsi sistem referensi spasial nasional (SRGI/WGS84) dan kebijakan One Map Policy.

Standar SISMIOP DJP Kemenkeu

Harmonisasi struktur kode NOP 18 digit (Provinsi, Kab/Kota, Kecamatan, Kelurahan, Blok, Nomor Urut, Jenis Objek).

Kementerian ATR/BPN RI

Penyelarasan nomor bidang tanah melalui integrasi atribut NIB (Nomor Identifikasi Bidang).

Pertanyaan yang Sering Diajukan Pembuat Kebijakan

Jawaban teknis dan operasional terkait adopsi modul SIG PBB di lingkungan Bapenda

Q1

Apakah pemerintah daerah dapat menggunakan SIG PBB jika belum menggunakan sistem SIMPBB Cendana?

Tidak bisa. SIG PBB (Smart Geo) merupakan modul ekstensi spasial (add-on) yang wajib berpasangan dengan sistem inti SIMPBB. SIG PBB memerlukan database ketetapan, SPOP, LSPOP, NJOP, dan histori pembayaran yang dikelola oleh SIMPBB agar dapat melakukan spatial-join antara poligon fisik tanah dengan data tekstual perpajakan daerah.

Q2

Dari mana sumber peta dasar dan citra satelit yang digunakan dalam SIG PBB?

SIG PBB mendukung integrasi peta dasar basemap global bereputasi tinggi (seperti Google Satellite, Esri World Imagery, dan OpenStreetMap) serta dapat mengimpor orthophoto hasil foto udara drone resolusi tinggi milik Pemda atau peta layer Shapefile (.shp) resmi dari Badan Informasi Geospasial (BIG), Bappeda, dan ATR/BPN.

Q3

Bagaimana jika Pemda kami telah memiliki data poligon peta lama dalam format Shapefile (.shp) atau CAD (.dwg)?

Sistem SIG PBB dilengkapi modul import dan migration geodatabase. Tim teknis Cendana akan membantu memvalidasi sistem proyeksi koordinat (UTM/WGS84), membersihkan data poligon yang overlap atau sliver polygon, dan menghubungkan kode NOP lama ke dalam database spasial SIG PBB.

Q4

Apakah SIG PBB dapat diakses oleh petugas penilai lapangan menggunakan tablet atau smartphone?

Ya. SIG PBB dibangun dengan arsitektur web responsif modern. Petugas survei lapangan, penilai PBB, maupun kasubid dapat membuka peta spasial melalui web browser di tablet atau laptop saat melakukan peninjauan lapangan tanpa memerlukan instalasi software GIS desktop yang berat.

SINERGI SPASIAL & TEKSTUAL PBB-P2 DAERAH

Buka Potensi PAD yang Tersembunyi MelaluiPemetaan Spasial Objek Pajak Presisi

Diskusikan pemetaan blok sensus dan kesiapan integrasi modul SIG PBB dengan sistem SIMPBB daerah Anda bersama konsultan ahli E-Government PT Cendana Teknika Utama.

Standar Satu Data Geospasial (BIG)Add-On Terintegrasi SIMPBBTeruji di Berbagai Pemda se-Indonesia