Pemetaan Spasial PBB-P2:
Visualisasi Poligon Bidang Tanah Berbasis Satelit
Tingkatkan akurasi basis data PBB-P2 daerah Anda. SIG PBB (Smart Geo) menghubungkan data tekstual SISMIOP pada sistem SIMPBB dengan batas poligon fisik di atas peta satelit—membantu Bapenda mendeteksi objek pajak baru yang belum terdaftar, memvalidasi luas bangunan riil, dan memetakan kepatuhan pembayaran per blok secara visual.
Prasyarat Penggunaan Sistem:
Modul SIG PBB merupakan aplikasi tambahan (add-on) yang terintegrasi langsung dengan SIMPBB. Modul ini tidak dapat berdiri sendiri dan memerlukan sistem inti SIMPBB aktif sebagai basis data ketetapan dan histori pembayaran.
Add-On
Resmi SIMPBB
Poligon
Bidang per NOP
Tematik
Warna Lunas/Blok
Discovery
Deteksi Objek Baru
SMART GEO — SIG PBB
Visualisasi Spasial Bidang NOP

Mengapa Data Tekstual Saja Tidak Cukup?
Mengelola ratusan ribu NOP hanya mengandalkan tabel baris angka menimbulkan celah hilangnya potensi pajak akibat ketiadaan bukti fisik visual posisi dan luas bangunan di lapangan.
Objek Pajak Siluman Luput dari SPPT
Kavling perumahan baru, ruko komersial, atau bangunan gudang yang sudah berdiri dan dihuni di lapangan, namun belum pernah didaftarkan ke SISMIOP karena luput dari laporan pengembang.
Anomali Luas Bangunan Akibat Renovasi
Wajib pajak memperluas bangunan fisik dari 1 lantai menjadi 3 lantai, tetapi data di SPOP SIMPBB tetap tercatat luas lama, menyebabkan NJOP bangunan tertagih jauh di bawah potensi riil.
Sengketa Batas & Tumpang Tindih Bidang Tanah
Tanpa visualisasi poligon digital, batas tanah antar-warga atau batas blok sensus desa rawan tumpang tindih (overlap) atau menyisakan celah kosong (gap) yang memicu sengketa.
Penagihan Piutang Membuta Tanpa Peta
Petugas dinas dan kolektor desa kesulitan mengidentifikasi konsentrasi klaster penunggak pajak terbesar secara teritorial karena data hanya berupa tabel daftar nama tanpa indikator wilayah.
Bagaimana SIMPBB dan SIG PBB Bekerja Sama?
Hubungan simbiosis tanpa batas: Data tekstual SPOP dan status bayar dari SIMPBB memandu pewarnaan peta di SIG PBB, sementara hasil pengukuran poligon di SIG PBB langsung memperbarui NJOP dan luas bumi di SIMPBB.
SIMPBB Cloud Service
Mengelola data tekstual subjek dan objek pajak, kalkulasi penilaian massal NJOP, penerbitan DHKP & SPPT massal, serta pencatatan setoran kasda Host-to-Host.
- Basis Data NOP, Subjek, & Objek Pajak
- Status Ketetapan & Pelunasan Kas Daerah
- Histori Piutang PBB 5 s/d 10 Tahun
SIG PBB (Smart Geo)
Menghamparkan poligon batas bidang tanah di atas citra satelit resolusi tinggi, memetakan warna lunas vs piutang per blok, dan mendeteksi objek fisik tanpa NOP.
- Batas Geometris Poligon Kavling per NOP
- Peta Tematik Warna Lunas / Piutang per Blok
- Harmonisasi NIB Pertanahan Kementerian ATR/BPN
Fitur Cerdas untuk Efisiensi Pengawasan Lapangan
Mengubah data statis perpajakan menjadi wawasan spasial dinamis yang mempermudah pengambilan keputusan penagihan dan penetapan tarif.
Peta Tematik Spasial Berwarna
Panduan visual terarah bagi tim penagih UPTD dan desa
Pewarnaan otomatis poligon bidang tanah di atas peta satelit. Menampilkan kode warna hijau untuk objek pajak lunas, merah untuk penunggak PBB, kuning untuk fasilitas umum/sosial, serta gradasi warna berdasarkan kelas NJOP bumi dan ZNT.
Tax Discovery Engine (Deteksi Objek Baru)
Menjaring objek pajak baru tanpa sensus door-to-door mahal
Alat komparasi visual citra satelit resolusi tinggi dengan lapisan poligon terdaftar. Memungkinkan verifikator dinas mendeteksi atap bangunan fisik yang belum memiliki garis poligon NOP di sekitarnya secara cepat.
Formulir Kontrol & Edit Properties Terpadu
Sinkronisasi instan dua arah dengan database SPOP SIMPBB
Modul kontrol interaktif untuk memeriksa dan menyunting parameter NOP, Jumlah Bangunan, Luas Bumi, Luas Bangunan, Jenis Bumi, Peruntukan, Sub-Peruntukan, hingga Jenis Kepemilikan dan data Subjek Pajak langsung dari layar peta.
Harmonisasi NIB Kementerian ATR/BPN
Menghilangkan selisih data antara Bapenda dan BPN
Menyediakan integrasi Nomor Identifikasi Bidang (NIB) pertanahan nasional untuk menyelaraskan data PBB daerah dengan peta pendaftaran tanah Kantor Pertanahan (Kantah/BPN) dan Kebijakan Satu Peta (One Map Policy).
Antarmuka SMART GEO: Presisi, Lengkap, & Ergonomis
Tangkapan layar otentik dari operasional aplikasi SIG PBB yang digunakan oleh pejabat teknis dan tim pemetaan Bapenda daerah.

Dashboard Monitoring Realisasi & Statistik SPPT
Menyajikan grafik kumulatif ketetapan vs piutang SPPT per bulan, persentase capaian target penerimaan APBD (contoh nyata: Target Rp 10,57 Miliar vs Realisasi Rp 4,12 Miliar), serta pemantauan setoran piutang tahun-tahun sebelumnya.
- Grafik Kumulatif Bulanan: Memantau lonjakan setoran menjelang jatuh tempo SPPT.
- Rasio Tahun Berjalan vs Piutang: Memisahkan pembayaran pajak tahun 2026 vs pelunasan piutang masa lalu.
- Data Penerimaan Otomatis: Data langsung terhubung dengan kas daerah dan bank penerima.

Lapisan Poligon Bidang Tanah & Peta Tematik
Menampilkan batas kavling tanah di atas peta jalan dan kelurahan (seperti Basuki Rachmat dan Jaksa Agung Suprapto). Dilengkapi menu Control Features untuk memilih layer jalan, batas kelurahan, filter blok, dan warna tematik lunas/tunggakan.
- Visualisasi Batas Kavling: Memastikan bidang tanah tidak tumpang tindih dan batas kepemilikan jelas.
- Layer Kontrol Dinamis: Mengaktifkan/menonaktifkan layer nama jalan, kelurahan, dan batas blok sensus.
- Info Tool Seketika: Klik sembarang poligon untuk memunculkan ringkasan data NOP dan wajib pajaknya.

Inspeksi Detail Objek & Subjek Pajak Terpadu
Menyajikan data lengkap objek pajak: NOP, Jumlah Bangunan, Luas Bumi, Luas Bangunan, NJOP Bumi, NJOP Bangunan, Sub Peruntukan, Nomor Identifikasi Bidang (NIB), serta Nama Subjek Pajak dan alamat kelurahan.
- Dukungan Tab PBB & PDL: Memeriksa kesesuaian data pajak bumi sekaligus pajak daerah lainnya.
- Integrasi NIB BPN: Kolom NIB resmi mempermudah verifikasi dengan peta Kantor Pertanahan.
- Sinkronisasi SPOP SIMPBB: Setiap perbaikan data langsung terkirim ke sistem induk SIMPBB.
Ekstensifikasi & Intensifikasi Nyata Tanpa Beban APBD
Banyak daerah kehilangan potensi PBB-P2 karena luas bangunan yang tercatat di basis data jauh lebih kecil dibandingkan kondisi fisik di lapangan. SIG PBB membantu dinas melakukan pemutakhiran data secara terarah dan terukur.
Ekstensifikasi: Penjaringan NOP Baru
Menjaring tanah kavling perumahan dan ruko baru yang belum memiliki NOP di SISMIOP, memperluas basis ketetapan SPPT tahun berikutnya.
Intensifikasi: Koreksi Luas Bangunan Fisik
Mengoreksi luas bangunan yang telah direnovasi bertingkat melalui perbandingan citra satelit, mendongkrak ketetapan NJOP secara adil dan sah.
Efisiensi Tim Penagihan UPTD
Kolektor desa dan petugas UPTD langsung menuju klaster wilayah penunggak pajak terbesar berbekal peta tematik warna merah, memangkas waktu penagihan.
Kombinasi Terbaik: SIMPBB Cloud + SIG PBB SmartMap
Pemerintah daerah yang memadukan SIMPBB Cloud dengan modul SIG PBB menikmati keunggulan komparatif penuh: administrasi ketetapan massal yang cepat di back-office dan akurasi spasial poligon di lapangan.
Sistem Inti
SIMPBB Cloud
Modul Ekstensi
SIG PBB SmartMap
Kepatuhan Standar Geospasial Nasional
Seluruh struktur layer, proyeksi koordinat, dan atribut poligon SIG PBB mengacu secara presisi pada pedoman pemetaan nasional dan Kementerian Keuangan:
Badan Informasi Geospasial (BIG)
Mengadopsi sistem referensi spasial nasional (SRGI/WGS84) dan kebijakan One Map Policy.
Standar SISMIOP DJP Kemenkeu
Harmonisasi struktur kode NOP 18 digit (Provinsi, Kab/Kota, Kecamatan, Kelurahan, Blok, Nomor Urut, Jenis Objek).
Kementerian ATR/BPN RI
Penyelarasan nomor bidang tanah melalui integrasi atribut NIB (Nomor Identifikasi Bidang).
Pertanyaan yang Sering Diajukan Pembuat Kebijakan
Jawaban teknis dan operasional terkait adopsi modul SIG PBB di lingkungan Bapenda
Apakah pemerintah daerah dapat menggunakan SIG PBB jika belum menggunakan sistem SIMPBB Cendana?
Tidak bisa. SIG PBB (Smart Geo) merupakan modul ekstensi spasial (add-on) yang wajib berpasangan dengan sistem inti SIMPBB. SIG PBB memerlukan database ketetapan, SPOP, LSPOP, NJOP, dan histori pembayaran yang dikelola oleh SIMPBB agar dapat melakukan spatial-join antara poligon fisik tanah dengan data tekstual perpajakan daerah.
Dari mana sumber peta dasar dan citra satelit yang digunakan dalam SIG PBB?
SIG PBB mendukung integrasi peta dasar basemap global bereputasi tinggi (seperti Google Satellite, Esri World Imagery, dan OpenStreetMap) serta dapat mengimpor orthophoto hasil foto udara drone resolusi tinggi milik Pemda atau peta layer Shapefile (.shp) resmi dari Badan Informasi Geospasial (BIG), Bappeda, dan ATR/BPN.
Bagaimana jika Pemda kami telah memiliki data poligon peta lama dalam format Shapefile (.shp) atau CAD (.dwg)?
Sistem SIG PBB dilengkapi modul import dan migration geodatabase. Tim teknis Cendana akan membantu memvalidasi sistem proyeksi koordinat (UTM/WGS84), membersihkan data poligon yang overlap atau sliver polygon, dan menghubungkan kode NOP lama ke dalam database spasial SIG PBB.
Apakah SIG PBB dapat diakses oleh petugas penilai lapangan menggunakan tablet atau smartphone?
Ya. SIG PBB dibangun dengan arsitektur web responsif modern. Petugas survei lapangan, penilai PBB, maupun kasubid dapat membuka peta spasial melalui web browser di tablet atau laptop saat melakukan peninjauan lapangan tanpa memerlukan instalasi software GIS desktop yang berat.
Buka Potensi PAD yang Tersembunyi Melalui
Pemetaan Spasial Objek Pajak Presisi
Diskusikan pemetaan blok sensus dan kesiapan integrasi modul SIG PBB dengan sistem SIMPBB daerah Anda bersama konsultan ahli E-Government PT Cendana Teknika Utama.
