Sosialisasi dan Pelatihan E-BPHTB Online Kota Malang: Kolaborasi Bapenda, Bank Jatim, dan PPAT
Dokumentasi bimbingan teknis dan sosialisasi implementasi E-BPHTB Online di Bapenda Kota Malang: akselerasi validasi berkas pertanahan satu pintu bersama puluhan Pejabat Pembuat Akta Tanah.

Sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan properti terbesar di Jawa Timur, Kota Malang mencatat volume transaksi pertanahan dan peralihan hak yang sangat tinggi setiap tahunnya. Tingginya frekuensi transaksi properti ini menempatkan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebagai salah satu penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemerintah Kota Malang.
Guna menghadirkan pelayanan pertanahan yang lebih cepat, transparan, dan bebas pungutan liar, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang menggandeng PT Cendana Teknika Utama dalam menyelenggarakan bimbingan teknis dan sosialisasi implementasi Aplikasi E-BPHTB Online Terintegrasi.
1. Menjembatani Kolaborasi Bapenda, Bank Jatim, dan Puluhan PPAT
Kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh jajaran pejabat struktural Bapenda Kota Malang, perwakilan Bank Jatim Cabang Malang, serta puluhan Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) se-Kota Malang ini bertujuan menyamakan persepsi dan alur kerja dalam ekosistem digital baru:
[Bapenda Kota Malang] <─── Sinergi Kebijakan & Regulasi Validasi ───> [Pengda IPPAT Kota Malang]
│ │
└───────────────────────┬───────────────────────────────────────────────┘
▼
[Pelatihan Aplikasi SIBPHTB Cloud Cendana2000]
│
┌───────────────────────────┴───────────────────────────┐
▼ ▼
[Input Mandiri Akta PPAT] [Host-to-Host Bank Jatim]Dalam pemaparannya, tim ahli Bapenda menekankan bahwa sistem online ini bukan untuk mempersulit kinerja rekan-rekan PPAT, melainkan justru memangkas waktu tunggu validasi berkas yang sebelumnya memakan waktu berhari-hari menjadi hitungan menit saja.
2. Poin Pelatihan Praktis dalam Bimbingan Teknis
Para peserta pelatihan mempraktikkan langsung alur kerja sistem melalui modul simulasi:
- Pembuatan Akun Mandiri PPAT: Registrasi profil notaris dengan verifikasi SK pengangkatan resmi dan nomor induk kependudukan.
- Pengisian Surat Setoran Pajak Daerah (SSPD) Elektronik: Menginput identitas para pihak (penjual dan pembeli), rincian nomor objek pajak (NOP) PBB, dan nominal transaksi riil.
- Mekanisme Pengecekan Piutang Otomatis: Peserta melihat langsung bagaimana sistem secara otomatis memeriksa status pelunasan PBB-P2 lima tahun terakhir sebelum kode bayar BPHTB diterbitkan.
- Pembayaran Terintegrasi Bank Jatim: Simulasi eksekusi pembayaran melalui kanal teller, ATM, maupun corporate internet banking Bank Jatim dengan penerbitan Nomor Transaksi Penerimaan Daerah (NTPD) secara seketika.
3. Respon Positif Asosiasi Notaris dan Dampak Operasional
Ketua dan anggota asosiasi PPAT Kota Malang menyambut antusias penerapan sistem E-BPHTB Online:
- Penghapusan Antrean Loket: Notaris tidak perlu lagi menugaskan staf untuk bolak-balik mengantar berkas fisik ke kantor Bapenda di Jalan Mayjend Sungkono.
- Transparansi Tracking Berkas: Posisi berkas dapat dipantau setiap saat secara transparan; jika ada kekurangan berkas persyaratan, catatan verifikator langsung terbaca di portal pengguna.
- Kepastian Hukum: Setiap lembaran SSPD digital dilindungi barcode enkripsi yang dapat diverifikasi langsung oleh petugas loket Kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Malang saat proses pendaftaran sertifikat.
Keberhasilan implementasi E-BPHTB Online di Kota Malang menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah daerah, mitra teknologi berpengalaman, perbankan kasda, dan asosiasi profesi adalah kunci keberhasilan transformasi digital e-Government.




