Ketika Orang Tua Membicarakan Internet

Di era digital sekarang ini, kemajuan di bidang Teknologi Informasi berkembang sangat cepat dan dinamis melalui media online. Aktivitas online seperti browsing, sosial media, chatting hingga hal-hal yang lebih serius seperti internet banking, mengelola sistem informasi seperti Aplikasi Pajak Online, dan lain-lain membutuhkan koneksi internet. Internet merupakan suatu hal yang umum, bahkan bisa menjadi wajib bagi generasi milenial yang selalu haus berbagi informasi. Jika anda browsing kemudian menemukan dan membaca artikel ini, anda termasuk generasi yang sudah melek internet.

Namun hal ini akan menjadi berbeda ketika kita membicarakan tentang internet dengan generasi pendahulu kita. Generasi pendahulu seperti orang tua kita, juga kakek nenek kita jelas jarang atau bahkan belum pernah sekalipun menggunakan internet. Kebanyakan dari mereka menganggap internet merupakan hal atau benda yang sulit untuk digunakan dan dipelajari. Hal-hal ini akan terlihat ketika orang tua mencoba untuk membicarakan internet.

Ketika orang tua membicarakan internet, seringkali kalimat-kalimat yang keluar dari mereka terdengar ganjil bagi kita yang sudah terbiasa menggunakannya. Ketika orang tua membicarakan internet, biasanya yang muncul adalah kesalahpahaman pengertian mereka akan internet yang biasanya rancu dengan komputer. Alhasil keluarlah kalimat-kalimat ganjil nan menggelitik yang bisa membuat kita tersenyum atau bahkan tertawa lebar ketika orang tua membicarakan internet.

Anda penasaran seperti apa kalimat-kalimat yang keluar ketika orang tua membicarakan internet? Berikut beberapa contoh di antaranya:

“Saya ingin membeli Internet. Apakah Anda tahu berapa harganya?”

“Bisakah Anda menyalin Internet untuk saya pada CD ini?”

“Saya ingin sebuah Internet.”

“Aku baru saja menerima Internet Anda melalui pos hari ini…”

“Aku baru saja mengunduh Internet. Bagaimana cara menggunakannya?”

“Saya tidak memiliki komputer di rumah. Apakah Internet tersedia dalam bentuk buku?”

“Apakah Internet besok buka selama liburan?”

“Kami akan berlibur selama tiga bulan, dapat Anda menghentikan Internet untuk kita?”

“Aku punya masalah dengan Internet saya. Ada yang tahu bagaimana untuk agar layar monitor menjadi lebih kecil? ”

“Apa maksudmu saya harus membayar untuk akses internet?”

“Saya kehilangan internet saya. Apakah Anda dapat mengirimkan yang lain untuk saya?”

“Sepertinya saya pernah punya Internet, tapi sudah saya jual.”

Nah, itulah beberapa contoh kalimat yang biasanya keluar ketika orang tua membicarakan internet. Memang tidak semua orang tua itu gaptek dan buta internet, ada juga yang mau belajar menggunakan teknologi. Mungkin orang tua atau kakek nenek anda termasuk yang sudah melek internet? atau anda mempunyai pengalaman lain? silahkan tulis di kolom komentar ya :)